Artikel yang saya kutip dari rmexpose.com mungkin dapat menjadi inspirasi bagi lulusan SMU/sederajat bila ingin melanjutkan jenjang studinya.
Kisahnya juga dapat dibaca dibawah ini:
TUNDA KULIAH, PILIH URUS BISNIS ORANG TUA
Terlahir dari keluarga mampu dan sukses, tidak menjadikan dirinya malas dalam menjalankan bisnis karir. Untuk membesarkan usaha yang dirintis orang tuanya itu wanita bernama Ajeng Astri Peni ini rela menunda studi S1-nya.
Wanita yang akrab disapa Ajeng ini memang bukan tipe anak hura-hura, seperti teman-teman sebayanya. Diusianya yang masih relatif muda, dia sudah dipercaya menduduki posisi Manager di restoran yang berdiri sejak 2006 lalu.
Wanita kelahiran Jakarta, 20 tahun silam ini mengaku bangga karena diberi kepercayaan orang tuanya untuk membesarkan restoran makanan yang diberi nama “Resto” di bilangan Jakarta Barat.
Ajeng mengaku sengaja menunda kuliahnya untuk mengurusi usaha peninggalan orang tuanya. Karena orang tuanya sibuk mengurusi bisnis lain. “Ini merupakan tanggung jawab moral seorang anak kepada orang tua yang telah merawat dan membesarkan saya,” ucapnya.
Tidak hanya sebatas tanggung jawab saja, Ajeng pun banyak mendapat pengalaman baru dibisnis makanan yang menurutnya punya daya tarik tersendiri.
Selain keinginan yang kuat membesarkan bisnis keluarganya, ia juga memiliki motivasi untuk bisa mensejahterakan 24 karyawannya.
Bagi Ajeng, karyawan itu aset berharga dalam usahanya. Maka dari itu, ia kerap memberikan motivasi pada setiap karyawanya, sehingga mencitai dan bertanggung jawab dalam setiap tugasnya. Menurut Ajeng, maju mundurnya sebuah usaha tergantung kepada hasil dan kinerja karyawan. Sehingga, jika bisnisnya maju, maka kesejahteraan karyawan juga akan meningkat.
Di tengah persaingan bisnis makanan yang terus meningkat di wilayah Jakarta, tampaknya Ajeng tidak meras gentar bersaing. Sebab, restorannya punya hidangan “pamungkas” yang tidak ada di restoran lain.
Dia yakin restorannya memiliki pangsa pasar khusus dan ada yang fanatik. Sehingga, kehadiran restoran sejenis yang juga menawarkan bebek goreng sebagai menu andalan, tidak akan membuat pelanggannya berpindah kelain hati. rm
Komentar:
Sebuah pilihan memang berat, tetapi pernahkah kita mengambil keputusan yang tidak lazim bagi kebanyakan orang. Salah satu keberanian mengambil keputusan tersebut, sekalipun tak lazim, sebenarnya bagian dari jiwa entrepreneur. Banyak kisah sukses berawal dari suatu keputusan yang tak lazim dan diikuti dengan kesungguhan konsisten atas keputusannya.
Keberanian mengambil keputusan merupakan modal kuat dan ciri khas orang sukses, setelah kemudian melakukan kerja keras dan kesungguhan. Dan hal ini perlu dibina sejak usia muda. Tidak banyak anak-anak lulusan SMU yang berani mengambil keputusan besar yang berkaitan dengan masa depan mereka selain hanya mengulang-ulang apa yang dilakukan pendahulunya, yaitu melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi sekalipun biaya untuk itu tidak ada. Bagaimana kita memilih subuah pilihan untuk sukses?
