Oleh: hafid | November 14, 2007

Sebuah Pilihan Sukses

Artikel yang saya kutip dari rmexpose.com mungkin dapat menjadi inspirasi bagi lulusan SMU/sederajat bila ingin melanjutkan jenjang studinya.

Kisahnya juga dapat dibaca dibawah ini:

TUNDA KULIAH, PILIH URUS BISNIS ORANG TUA

Terlahir dari keluarga mampu dan sukses, tidak menjadikan di­ri­nya malas dalam menjalankan bis­nis karir. Untuk membesarkan usa­ha yang dirintis orang tuanya itu wanita bernama Ajeng Astri Pe­ni ini rela menunda studi S1-nya.

Wanita yang akrab disapa Ajeng ini memang bukan tipe anak hura-hu­ra, seperti teman-teman se­ba­ya­nya. Diusianya yang masih relatif mu­da, dia sudah dipercaya men­du­duki posisi Manager di restoran yang berdiri sejak 2006 lalu.

Wanita kelahiran Jakarta, 20 ta­hun silam ini mengaku bangga ka­rena diberi kepercayaan orang tua­nya untuk membesarkan restoran ma­kanan yang diberi nama “Resto” di bilangan Jakarta Barat.

Ajeng mengaku sengaja me­nun­da kuliahnya untuk mengurusi usa­ha peninggalan orang tuanya. Ka­rena orang tuanya sibuk mengurusi bis­nis lain. “Ini merupakan tang­gung jawab moral seorang anak ke­pada orang tua yang telah merawat dan membesarkan saya,” ucapnya.

Tidak hanya sebatas tanggung ja­wab saja, Ajeng pun banyak men­da­pat pengalaman baru dibisnis ma­kanan yang menurutnya punya daya tarik tersendiri.
Selain keinginan yang kuat mem­besarkan bisnis keluarganya, ia juga memiliki motivasi untuk bi­sa mensejahterakan 24 kar­ya­wan­­nya.

Bagi Ajeng, karyawan itu aset berharga dalam usahanya. Maka da­ri itu, ia kerap memberikan mo­ti­vasi pada setiap karyawanya, se­hing­ga mencitai dan ber­tang­gung jawab dalam setiap tugasnya. Me­nurut Ajeng, maju mundurnya se­buah usaha tergantung kepada hasil dan kinerja karyawan. Se­hing­ga, jika bisnisnya maju, maka kesejahteraan karyawan juga akan meningkat.
Di tengah persaingan bisnis ma­kanan yang terus meningkat di wi­layah Jakarta, tampaknya Ajeng ti­dak meras gentar bersaing. Se­bab, restorannya punya hidangan “pa­mungkas” yang tidak ada di res­toran lain.

Dia yakin restorannya memiliki pang­sa pasar khusus dan ada yang fa­na­tik. Sehingga, kehadiran res­toran sejenis yang juga me­nawar­kan bebek go­reng se­­bagai me­nu an­dalan, tidak akan membuat pe­­langgannya ber­pin­dah kelain hati. rm

Komentar:

Sebuah pilihan memang berat, tetapi pernahkah kita mengambil keputusan yang tidak lazim bagi kebanyakan orang. Salah satu keberanian mengambil keputusan tersebut, sekalipun tak lazim, sebenarnya bagian dari jiwa entrepreneur. Banyak kisah sukses berawal dari suatu keputusan yang tak lazim dan diikuti dengan kesungguhan konsisten atas keputusannya.

Keberanian mengambil keputusan merupakan modal kuat dan ciri khas orang sukses, setelah kemudian melakukan kerja keras dan kesungguhan. Dan hal ini perlu dibina sejak usia muda. Tidak banyak anak-anak lulusan SMU yang berani mengambil keputusan besar yang berkaitan dengan masa depan mereka selain hanya mengulang-ulang apa yang dilakukan pendahulunya, yaitu melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi sekalipun biaya untuk itu tidak ada.  Bagaimana kita memilih subuah pilihan untuk sukses?


Beri tanggapan

Your response:

Kategori